Rumput Rija-Rija

Scleria sumatrensis Retz.

Cyperaceae

Lokasi di taman kami

Buah

Sinonim

Scleria setigera Roxb.

Habitus

Herba. Herba tahunan, tinggi hingga mencapai 400 cm

Bagian Yang Digunakan

  • Akar
  • Batang

Syarat Tumbuh

  • Matahari Penuh

Habitat

  • Hutan
  • Daratan

Penyebaran Tanaman

Rumput rija-rija adalah sejenis rumput yang termasuk ke dalam suku teki-tekian dan tersebar luas ke India, Sri Lanka, Indo-China, China Selatan, Thailand, Semenanjung Malaysia, Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi), Filipina, dan Australia bagian utara (Queensland). Di Kalimantan, rumput rija-rija dikenal sebagai gulma yang sangat mengganggu dan merupakan salah satu tumbuhan liar yang banyak terdapat di lahan rawa semi yang terendam air pasang surut dan dapat menjadi indikator untuk tanah sulfat masam. Namun, walaupun dikenal sebagai gulma, secara tradisional rumput rija-rija memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, di mana masyarakat di Semenanjung Malaysia telah menggunakan rebusan akarnya yang dicampur dengan akar pandan dan Areca catechu dan cabai merah (Capsicum) untuk mengobati gonore.

Nama Lokal

Sesayang, Siunit (Sumatra), Keris-keris, Kerisan, Kares-kares, Pĕrèdang, Rambang, Sampa hiering, Tali juru (Kalimantan), Rambang, Rumput piso.

Agroekologi

Rumput rija-rija dapat ditemukan tumbuh di tempat terbuka yang kering, hutan dan semak belukar, juga dapat ditemukan di lokasi rawa, lahan gambut, hutan rawa gambut, hingga ketinggian 500 m dpl. Tanaman ini tumbuh sangat subur di area kering dan rawa-rawa, gawangan, jalan pasar pikul dan piringan. Tanaman ini juga banyak dijumpai di daerah yang terendam air dan sebagai tanaman indikator yang menandakan daerah tersebut mempunyai air yang masam. Hal ini di dukung oleh pernyataan yang menyebutkan rija-rija bersifat spesifik tanah sulfat masam yang tahan terhadap kemasaman tanah tinggi.

Morfologi

  • Akar serabut, berwarna cokelat-hitam.
  • Batang kokoh, menyegitiga, licin atau sedikit kasar, berwarna hijau bercorak ungu.
  • Daun tunggal, memita, berseling dalam tiga baris, di tengah batang mengumpul membentuk karangan palsu, 3-5 helai. Semakin ke atas, semakin menyempit, tepi daun berkeropeng dan cukup tajam serta mampu memotong kulit. Gundul atau berambut pada pangkalnya. Pelepah daunnya sempit.
  • Bunga memiliki piringan berbentuk cangkir, sangat besar, 3 lobus. Perbungaan berupa malai lonjong, seludang primer lebih pendek atau sama panjang dengan malai. Seludang primer lebih pendek atau sama panjang dengan malai, seludang sekunder berambut halus. Benang sari panjangnya sekitar 2 mm. Spikelet mengelompok 2-3, berkelamin tunggal, cokelat terang atau kemerahan. Glume (daun pelindung bunga) bulat telur atau bulat telur melebar, berwarna jerami hingga keunguan.
  • Buah memiliki permukaan berkerut atau bergerigi, panjang buah sekitar 2,5 mm, sebagian tertutup oleh glume (daun pelindung bunga) persisten sekitar setengah panjangnya.
  • Biji berwarna hitam.

Budidaya

  • Perbanyakan secara generatif (biji). Waktu perkecambahan benih membutuhkan sekitar 392 hari.
  • Berbunga sepanjang tahun, penyerbukan oleh angin. Bijinya dimakan burung dan sekaligus membantu pemencaran ke tempat yang jauh, disamping melalui aliran air.

Kandungan Bahan Kimia

Informasi tidak ditemukan. Butuh penelusuran lebih lanjut.

Khasiat

Mengobati gonore,melancarkan pencernaan, perawatan ibu setelah persalinan.

Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan

Ramuan Tradisional

1. Melancarkan pencernaan

  • Siapkan batang segar rumput rija-rija secukupnya, cuci hingga bersih.
  • Rebus batang hingga mendidih.
  • Saring lalu tambah sedikit garam dapur.
  • Minum sehari 2 kali pagi dan sore untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Sumber Referensi

  1. PROSEA. 2016. Scleria sumatrensis (PROSEA). https://uses.plantnet-project.org/en/Scleria_sumatrensis_(PROSEA). 07-10-2021.
  2. Royal Botanic Gardens. 2021. Plants of the World Online: Scleria sumatrensis Retz. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:315076-1. 07-10-2021.
  3. Herry Iswahyudi dan Juwardi Hanafie. 2017. TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT (Elaeis gueneensis Jacq) DI PT. BARITO PUTERA PLANTATION. Agrisains, Jurnal Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Hasnur, 3(2): 51-58.
  4. Partomihardjo T., Hermawan E., Pradana E. W. 2020. Tumbuhan Hutan Rawa Gambut Merang Kepayang. ZSL Indonesia.