Pachira
Pachira aquatica Aubl.
Malvaceae
Lokasi di taman kami
Utama
Sinonim
Bombax aquaticum (Aubl.) K.Schum.
Bombax macrocarpum (Schltdl. & Cham.) K.Schum.
Bombax rigidifolium Ducke
Habitus
Pohon. Pohon tahunan, tinggi mencapai 23 m
Bagian Yang Digunakan
- Daun
- Biji
- Buah
- Akar
Syarat Tumbuh
- Matahari Penuh
- Butuh Keteduhan
- Tahan Kekeringan
Habitat
- Lahan Basah
- Hutan
Penyebaran Tanaman
Merupakan tanaman asli Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini menyebar dan populer di Asia terutama Taiwan. Dikenal dengan nama "Pohon uang", karena dianggap membawa rezeki bagi pemiliknya, simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Umumnya dimanfaatkan sebagai tanaman hias dalam bentuk bonsai, pengobatan tradisional, sayuran yang dapat dimakan (bunga dan daun) serta bijinya yang memiliki rasa seperti kacang.
Nama Lokal
Malabar chestnut, Money tree, Pohon uang, Kacang saba.
Agroekologi
Umumnya ditemukan di tepi sungai, tepi danau, tepi hutan bakau dan hutan, tanah yang lembab. Tumbuh baik pada ketinggian 0-1.300 m dpl, suhu tahunan 22-28°C, curah hujan rata-rata 2.000-5.000 mm/th, pH 6-8,5. Menyukai tanah berpasir atau liat berpasir.
Morfologi
- Akar tunggang.
- Batang lurus, silindris, kulit kayu relatif halus, berwarna coklat sampai abu-abu, cabang muda berwarna hijau, percabangan menyebar.
- Daun hijau, mengkilap, menjari seperti daun singkong.
- Bunga hermaprodit, berbentuk lonceng, terdiri dari 180-250 benang sari dalam setiap kuntum bunga, kelopak seperti kulit pisang.
- Buah polong kayu, oval, hijau, panjang 15 cm yang dibagi menjadi lima ruang didalamnya.
Budidaya
- Generatif (biji): rendam benih dalam air selama 24 jam. Tempatkan benih secara merata di tanah, tutupi tanah setinggi 1 cm. Tempatkan di lokasi terang dan hangat. Segera pindah tanam ke lapang atau pot, jika bibit mulai besar.
- Vegetatif (stek batang): potong batang sepanjang 10-15 cm, letakkan di air atau tanah segera. Jika diletakkan di dalam air, tunggu hingga akar tumbuh, lalu tanam di tanah.
Kandungan Bahan Kimia
Isohemigossypolone, 9-octadecenamide, phytol, metil palmitat, terpenoid, benzenoid, flavonoid, kumarin, sesquiterpenes.
Khasiat
Larutan tonik penambah darah, mengobati sakit perut, ginjal, pusing kepala, hepatitis, menurunkan tekanan darah, meredakan serangan jantung dan sumber pembersih racun.
Simplisia
- Cuci bersih daun pachira yang sudah tua.
- Keringkan pada sinar matahari selama 5-7 hari atau menggunakan oven dengan suhu 40°C hingga kadar air 10%.
- Setelah kering blender menjadi bubuk.
- Simpan pada wadah tertutup.
Bagian Tanaman Yang Dimanfaatkan
Ramuan Tradisional
Sakit buah pinggang (ginjal)
- Potong 1 buah pachira menjadi 4 bagian kemudian cuci hingga bersih.
- Rebus dengan air sebanyak 1 cangkir selama 5 menit dengan api kecil.
- Saring ramuan lalu minum sebelum makan pagi selama 3 hari berturut turut.
2. Larutan tonik, penyegar, obat sakit perut dan sakit kepala
- Ambil kulit batang pachira berukuran 2,5 x 10 cm, cuci bersih.
- Rebus dengan 750 ml air selama 10 menit.
- Minum 6 kali sehari dengan dosis 125 ml sekali minum.
Sumber Referensi
- Sulistyanto, daun tanaman pacira mempunyai khasiat obat alami, harian merapi 2019 (Sakit Buah Pinggang/Ginjal)